Atasi Gangguan Kesehatan Pada Tulang Anda di Prodia Lhokseumawe

Semua organ tubuh memiliki fungsi yang sama pentingnya tanpa terkecuali termasuk tulang. Tidak hanya untuk bergerak saja, tetapi tulang juga memiliki peran untuk membentuk struktur atau rangka tubuh, menyimpan kalsium sampai dengan melindung organ tubuh yang penting. Maka dari itu, Anda pun perlu memerhatikan kesehatan tulang. Jika mengalami gangguan kesehatan pada tulang yang sudah menganggu aktivitas, Anda bisa segera memeriksakannya ke Prodia Lhokseumawe.

Peran tulang yang penting bagi tubuh, tentunya membuat Anda harus menjaganya sejak dini. Semakin bertambahnya usia, maka kepadatan tulang semakin berkurang sehingga Anda membutuhkan usaha lebih untuk mempertahankan kekuatan tulang. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kekuatan dan kesehatan tulang.

  1. Mengonsumsi beraneka jenis sayuran

Anda sangat disarankan untuk rutin mengonsumsi sayuran sebagai salah satu usaha menjaga kesehatan tulang. Anda bisa mengonsumsi sayuran yang banyak mengandung vitamin C. Hal ini karena vitamin C memiliki fungsi untuk membantu produksi sel – sel pembentuk tulang dan juga sebagai antioksidan yang melindungi sel – sel tulang agar terhindar dari kerusakan akibat radikal bebas.

  1. Mencukupi asupan vitamin D harian

Vitamin D dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu pembentukan tulang, melindungi tulang dan juga penyerapan kalsium yang sangat penting bagi kesehatan tulang. Salmon, ikan sarden, ikan tuna, tiram, udang, kuning telur dan juga jamur adalah makanan yang bisa Anda konsumsi agar bisa mendapatkan mencukupi asupan harian Vitamin D. 

  1. Melakukan olahraga rutin

Selain memperkuat daya tahan tubuh, rutin melakukan olahraga juga dapat menjaga kesehatan tulang Anda. Olahraga rutin yang Anda lakukan dapat menjaga kekuatan otot, koordinasi dan keseimbangan tubuh. Bahkan dapat mengurangi risiko terkena osteoporosis.

  1. Berjemur di bawah sinar matahari pagi

Selain mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D, berjemur di bawah sinar matahari juga menghasilkan vitamin D secara alami. Apabila Anda kekurangan vitamin D, maka akan lebih rentan mengalami kekurang kalsium sehingga tulang lebih mudah keropos dan meningkatkan risiko terkena osteoporosis. Jadi Anda perlu berjemur setidaknya 2 hingga 3 kali dalam satu minggu sekitar 5 hingga 15 menit untuk menjaga kesehatan tulang.

  1. Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan tidak merokok

Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol merupakan pola hidup yang tidak baik bagi kesehatan Anda. Banyak sekali bahaya dan penyakit yang mengincar termasuk hilangnya kepadatan tulang. Tidak hanya itu, Anda juga bisa mengalami kekurangan vitamin D dan kalsium sehingga tulang akan menjadi lebih rapuh dan kopong. 

  1. Mencukupi kebutuhan kalsium harian

Tidak hanya vitamin D yang perlu Anda cukupi, tetapi juga kebutuhan kalsium harus tercukupi dengan baik. Anda akan mengalami penurunan kepadatan tulang bahkan risiko terkena patah tulang bila mengalami kekurangan kalsium. Kebutuhan kalsium harian setiap orang berbeda, tergantung dari usianya. Umumnya, orang dewasa membutuhkan 1000mg kalsium perhari. Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium seperti susu, keju, tahu, bayam, brokoli, tempe dan juga mengonsumsi suplemen yang mengandung kalsium.

  1. Mengontrol asupan kafein dan garam

Mengontorl asupan kafein dan garam yang Anda konsumsi sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang. Jika Anda mengonsumsi keduanya dalam jumlah yang berlebih maka akan mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium. Tidak hanya itu, jika Anda mengonsumsi kafein dalam jumlah yang banyak, akan membuat Anda memiliki kecenderungan untuk mengurangi makanan yang berkalsium secara tidak sadar.

Jadi, tujuh hal di atas  bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan tulang. Menjaga kesehatan tulang tidak kalah penting dengan kesehatan organ yang lain. Bila mengalami gangguan pada kesehatan tulang Anda, jangan ragu untuk memeriksakannya ke Prodia Lhokseumawe lebih awal. Hal ini perlu dilakukan karena jika gangguan terdeteksi lebih awal, maka penanganan yang didapatkan pun lebih cepat dan tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *