maag

Atasi Mual Akibat Maag dengan Konsumsi Makanan Ini

Mual dan muntah bukanlah penyakit, melainkan gejala dari berbagai kondisi, seperti infeksi, keracunan makanan, mabuk perjalanan, makan berlebihan, usus tersumbat, penyakit, gegar otak atau cedera otak, radang usus buntu, migrain hingga maag. Mual dan muntah terkadang bisa menjadi gejala penyakit yang lebih serius seperti serangan jantung, gangguan ginjal atau hati, gangguan sistem saraf pusat, tumor otak, dan beberapa bentuk kanker.

Mual akibat maag digambarkan sebagai rasa tidak enak pada perut yang sering terjadi sebelum Anda muntah. Akan tetapi, mengeluarkan semua makanan belum tentu membuat kondisi Anda membaik, justru kerap menyebabkan perut terasa perih, nyeri dan kembali mual tanpa henti. Perut yang kosong akibat mual dan muntah membuat kondisi maag menjadi semakin parah. Oleh karena itu, Anda harus segera mengisinya kembali dengan memilah makanan yang tepat dan cocok dikonsumsi pada saat kondisi mual, seperti berikut.

1. Pisang

Makanan terbaik untuk dicoba saat mual dan lebih mudah dicerna, adalah pisang. Pisang adalah makanan yang sangat efektif memulihkan diri dari serangan muntah dan diare. Diyakini bahwa diet rendah serat, ditambah dengan potasium yang disediakan oleh pisang, sangat ideal untuk mengikat kembali tinja dan memulihkan nutrisi yang hilang.

2. Jahe

Berbicara tentang jahe, ramuan ini memang identik untuk menurunkan berat badan sejak zaman dahulu. Jahe mengandung gingerol dan shogaol, sifat pedas utama yang memberi jahe rasa pedas dan bau serta sifat antiemetik dan anti-inflamasi. Banyak penelitian medis yang membuktikan kemanjuran jahe sebagai obat untuk mual dan muntah, dengan sebagian besar percobaan berfokus pada mual di pagi hari dan mual dan muntah akibat kemoterapi maupun maag. Jahe tidak hanya terbukti efektif dalam meredakan sakit perut dan tidak ada interaksi makanan atau obat-obatan utama.

3. Lemon

Mengalami mual karena maag bisa Anda obati dengan irisan lemon yang disajikan di dalam air hangat maupun melalui aromaterapi dengan wangi jahe, peppermint, lavender, atau lemon. Wangi lemon dapat menenangkan perut saat Anda merasa tidak enak, terutama karena maag. Lemon mungkin merupakan obat yang populer untuk mengatasi mual di pagi hari, tetapi percayalah, lemon juga akan bekerja untuk meredakan jenis mual Anda. 

Lemon membantu menyembuhkan racun tubuh Anda, jadi konsumsilah sesuka Anda: irisan teh, limun, atau bahkan hanya mengendusnya jika Anda tidak lapar. Selain itu, menurut sebuah studi, menghirup aroma lemon segar, ibu hamil dapat mengurangi mual dan muntah.

4. Apel

Apel mengandung serat, yang membantu Anda membuang racun dari tubuh lebih cepat. Serat juga memperlambat dan memperlancar pencernaan, yang dapat membantu meredakan mual. Namun, berhati-hatilah untuk mengonsumsi terlalu banyak makanan berserat, karena justru dapat menambah mual. Makan satu apel utuh — atau irisan satu jika lebih mudah ditelan. Jika rasanya tidak enak, pilihlah saus apel atau jus apel.

5. Cracker

Makanan untuk mual ini mungkin tidak mengejutkan, adalah cracker tanpa rasa. Makanan ini bekerja ketika Anda sedang tidak enak badan, tapi ada alasan ilmiah dibalik mengapa makanan ini adalah makanan yang kamu capai bahkan ketika Anda sedang dalam kondisi terburuk. 

Cracker hambar mengandung pati — mirip dengan roti panggang atau pretzel — yang membantu menyerap asam lambung dan menenangkan sistem pencernaan Anda. Menurut sebuah studi tahun 2015 tentang makanan yang memicu dan meredakan mual untuk orang yang menderita gastroparesis, suatu kondisi yang mencegah pengosongan perut yang tepat, makanan asin dan biskuit graham dilaporkan menurunkan gejala, termasuk mual akibat maag.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *