Mengenal Ivermectin, Obat Infeksi Akibat Cacing Gelang

Infeksi dapat timbul dari berbagai organisme lain seperti bakteri, virus, jamur dan parasit lalu menyerang berbagai bagian tubuh dan menimbulkan penyakit. Salah satunya yang dibahas kali ini adalah infeksi akibat parasit.

Pada dasarnya, infeksi parasit didapat dari tiga jenis parasit yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia, merek adalah protozoa yang termasuk dalam organisme kecil bersel satu, cacing yang merupakan organisme yang lebih besar, serta ektoparasit berupa kutu, caplak, dan kutu rambut.

Ivermectin tablet adalah obat untuk mengobati infeksi cacing strongyloidiasis dan onchocerciasis

Dari parasit-parasit tersebut dapat muncul penyakit, seperti kudis, infeksi cacing pita, infeksi cacing gelang, kutu di kemaluan dan di kepala, malaria, giardiasis, dan banyak lainnya. untuk menanganinya ada obat khusus yang digolongkan dengan nama anti parasit, yang salah satu mereknya atau namanya adalah ivermectin. Berikut penjelasan tentang ivermectin.

Infeksi cacing gelang

Parasit berjenis cacing dapat membuat tubuh terinfeksi dan menimbulkan penyakit, salah satunya adalah cacing gelang atau roundworms. Cacing ini banyak hidup di saluran pencernaan khususnya di usus kecil. 

Cacing gelang dapat menyebabkan infeksi di lingkungan dengan sanitasi dan kebersihan yang buruk. Infeksi dapat timbul apabila telur cacing gelang tertelan masuk ke mulut atau dapat juga ditularkan dari orang ke orang. 

Telur cacing gelang dapat ditemukan di tanah yang terkontaminasi oleh kotoran manusia atau makanan mentah yang terkontaminasi oleh tanah yang mengandung telur cacing gelang.

Infeksi ini dapat menyebabkan beberapa penyakit, seperti strongyloidiasis yang merupakan infeksi saluran pencernaan akibat cacing gelang bernama strongyloides stercoralis. Mereka masuk ke tubuh melalui kulit, bergerak melalui saluran udara, dan hidup di usus. 

Penyakit lainnya adalah onchocerciasis atau river blindness yang menimbulkan gejala ruam, benjolan di bawah kulit, hingga masalah penglihatan, seperti kebutaan. Penyebabnya adalah cacing gelang Onchocerca volvulus.

Ada pula trichinellosis yang mempengaruhi otot dan didapatkan dari memakan daging setengah matang, terutama sosis, babi, kuda, walrus dan daging beruang. Penyakit akibat cacing gelang dapat ditangani dengan obat-obatan dan suplemen tambahan, contohnya adalah Albendazole (Albenza), ivermectin (Stromectol), dan mebendazol (Vermox).

Deskripsi ivermectin

Ivermectin adalah obat keras dengan kelas terapi antelmintik dan klasifikasi agen avermectins. Antelmintik sendiri berarti berperan dalam mematikan dan melumpuhkan cacing, yang dalam ivermectin merupakan anti-parasit dengan spektrum luas.

Jenis cacing gelang yang dapat dibasmi, seperti cacing penyebab strongyloidiasis dan onchocerciasis, ascariasis, trichuriasis, dan enterobiasis. Ivermectin dijual dengan beberapa merek dagang, yang salah satunya Indofarma dengan nama yang sama dengan nama kandungannya. 

Obat ini bekerja dengan cara mengikat otot invertebrata dan sel saraf parasit, sehingga  menyebabkan kelumpuhan dan kematian parasit. Setelah sekitar 18 jam, Ivermectin akan mulai meninggalkan aliran darah dan beralih ke usus untuk terus membunuh cacing yang ada selama 12 hari.

Dengan dosis yang tepat, ivermectin tidak menimbulkan toksisitas yang signifikan, tetapi sakit kepala, pusing, nyeri otot, mual, atau diare dapat terjadi sebagai efek samping obat ini. reaksi alergi mungkin terjadi, namun jarang, untuk itu selalu perhatikan apakah Anda pernah memiliki hipersensitivitas pada obat atau tidak, dan bila terjadi segera hubungi dokter.

Berdasarkan Cleveland Clinic, sebagian besar infeksi cacing gelang tidak menyebabkan masalah jangka panjang. Tetapi tetap Ikuti instruksi dari dokter dan apoteker untuk aturan konsumsi obat, serta melakukan tindakan pencegahan untuk mencegah infeksi terjadi lagi.

Ivermectin berbentuk tablet yang dikonsumsi saat perut kosong dan bisa diminum oleh orang dewasa dan anak-anak dengan syarat berat badan minimal 15 kg. Dosisnya disesuaikan dengan resep dari dokter. 

Ivermectin merupakan obat keras anti parasit yang mengobati infeksi akibat cacing gelang. Selalu beritahu dokter kondisi Anda pada saat konsultasi agar dokter dapat menimbang dosis dan jangka waktu yang tepat untuk pengobatan Anda. 

Anda bisa menebus obat ivermectin secara online dengan melampirkan resep dokter di Toko SehatQ. Kunjungi Toko SehatQ melalui website atau aplikasi kesehatan keluarga SehatQ dan dapatkan promo menariknya. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Jaga Kesehatan Tulang dengan Konsumsi Suplemen Caldece Tablet Effervescent

Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang pun itu berkurang. Sehingga kesehatan tulang itu perlu dijaga sejak masih dalam masa pertumbuhan saat anak-anak. Selain mengonsumsi makanan sehat dan kaya akan gizi, bisa dengan mengonsumsi suplemen seperti Caldece.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang

Tulang memang organ yang keras, namun punya jaringan hidup seperti saraf, pembuluh darah, hingga sumsum yang perlu dijaga. Jaringan hidup ini terus dijaga sehingga tulang akan terus memperbaiki kondisinya. Jika terjadi gangguan, maka kemungkinan mengalami patah tulang bisa terjadi. 

Setiap harinya, tulang tumbuh dan berubah. Maka, merawat dan menjaga sel tulang adalah hal yang penting. Sel dan jaringan tulang ini disebut kepadatan tulang atau massa tulang. Semakin tinggi massanya, semakin kuat pula tulang Anda.

Akan tetapi, massa tulang ini akan berkurang seiring proses penuaan. Ini akan membuat seseorang jadi rentan mengalami osteoporosis sehingga tulang jadi tipis dan rapuh. 

Menjaga kesehatan tulang ini sebaiknya dimulai sejak masih anak-anak. Mulai dari mengonsumsi makanan yang tinggi kalsium dan vitamin D, menerapkan gaya hidup sehat, aktif bergerak, hingga konsumsi suplemen kalsium Caldece.

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Tulang?

Usia 30 adalah puncak mencapai kepadatan tulang. Setelah itu, massa tulang akan mengalami penurunan seiring bertambahnya usia seseorang. Sehingga tulang akan jadi lebih rapuh dan rentan mengalami masalah seperti osteoporosis. 

agar kesehatan tulang tetap terjaga, maka Anda bisa melakukan tips berikut ini.

  1. Penuhi nutrisi tubuh

Agar kesehatan tulang tetap terjaga dan kuat, perlu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan memberikan asupan seperti:

  • Protein, kesehatan tulang akan terjaga bila tubuh mendapat asupan protein yang cukup. Selain itu protein juga diperlukan oleh otot.
  • Kalsium, setidaknya tubuh membutuhkan 1000 – 1200 mg per hari. kalsium bisa didapat dari makanan seperti produk susu, susu kedelai, sarden, hingga brokoli.
  • Vitamin D dan K, diperlukan agar penyerapan kalsium jadi optimal dan membantu proses pembentukan tulang. Vitamin D bisa didapat dari paparan sinar matahari pagi dan makanan seperti keju, hati, dan ikan berlemak baik. Sedangkan vitamin K bisa diperoleh dari asupan makanan seperti keju, daging, telur, dan hati.
  • Zinc dan magnesium, berguna untuk menjaga kepadatan tulang saat berusia lanjut. Adapun magnesium berguna mengubah vitamin D menjadi bentuk aktif untuk membantu penyerapan kalsium agar maksimal.
  1. Konsumsi banyak sayuran

Sayuran punya banyak manfaat untuk kesehatan, seperti untuk tulang. Di dalamnya terkandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan dan merangsang pembentukan tulang. 

Sayuran dianjurkan agar kepadatan tulang bisa terjaga. Rendahnya kepadatan tulang, adalah ciri umum dari masalah osteopenia atau massa tulang rendah dan osteoporosis. 

  1. Hindari konsumsi kafein

Kopi sebaiknya dibatasi jika ingin menjaga kesehatan tulang. Minuman dengan kafein tinggi seperti kopi bisa mengurangi kemampuan tubuh menyerap kalsium dan membuat tulang jadi melemah. 

  1. Rutin berolahraga angkat beban

Ternyata kesehatan tulang bisa dijaga dengan olahraga angkat beban. Jenis olahraga ini diyakini akan mendorong pembentukan tulang baru dan mencegah pengeroposan. Angkat beban juga bisa mengurangi risiko terjadinya peradangan tulang serta meningkatkan kepadatan mineral. 

  1. Jangan merokok dan minum alkohol

Merokok dan minum minuman beralkohol akan berpengaruh buruk pada kesehatan tulang. Orang yang candu alkohol berisiko mengalami osteoporosis dan perokok bisa mengalami gangguan penyerapan kalsium dalam tubuh. 

Sebab, rokok mengandung zat nikotin yang bisa mempercepat pengeroposan tulang. Apalagi jika seorang perokok dan konsumsi alkohol dengan berlebihan, tentu bisa menyebabkan terjadinya peningkatan pengeroposan.

  1. Menjaga berat badan

Berat badan juga berhubungan dengan kesehatan tulang. Usahakan agar berat badan terjaga agar tidak meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis. 

  1. Membatasi konsumsi garam

Garam ternyata bisa membuat tubuh kehilangan kalsium lebih cepat. Ini tentu mempengaruhi kepadatan tulang. Mengurangi asupan garam dan makanan yang mengandung tinggi garam bisa membantu menjaga kesehatan tulang.

Jaga Kesehatan Tulang dengan Konsumsi Suplemen Caldece Tablet Effervescent

Suplemen Caldece ini merupakan vitamin untuk menjaga kesehatan tulang di masa pertumbuhan anak dan kehamilan. Selain itu, suplemen ini juga cocok dikonsumsi oleh Anda yang punya segudang aktivitas.

Caldece tablet ini mengandung berbagai vitamin, seperti vitamin B6, vitamin C, vitamin D, hingga kalsium karbonat yang akan menutrisi tulang dan gigi. 

Suplemen ini berbentuk tablet yang larut dalam air atau effervescent. Konsumsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Membedakan Batuk Alergi dan Batuk Lainnya Serta Mengatasinya dengan Ikadryl

Batuk merupakan salah satu kondisi yang sering dialami oleh anak-anak dan orang dewasa. Beberapa orang tua bisa mengalami panik dan memberikan obat batuk apa saja yang ada untuk meredakan gejala batuk pada anak atau untuk dirinya sendiri. Namun, hal ini bukanlah sesuatu yang benar. Pasalnya, penyebab batuk tidak selalu sama. Seseorang tidak selalu mengalami batuk karena infeksi virus, tetapi bisa saja karena alergi. Batuk alergi bisa diatasi dengan obat seperti Ikadryl.

Penting bagi orang tua untuk membedakan batuk alergi dan batuk lainnya pada anak atau dirinya sendiri. Dengan begitu, Anda dapat memberikan penanganan dan obat yang sesuai dengan kondisi yang dialami.

Tanda Batuk Alergi 

Terdapat beberapa tanda atau ciri-ciri bahwa batuk yang dialami merupakan batuk alergi, diantaranya:

  • Batuk tidak disertai lendir

Saat batuk tidak disertai lendir atau disebut juga batuk kering, bisa jadi itu disebabkan karena alergi. Batuk kering terjadi karena reaksi dari sebuah alergi, terutama jika alergi berasal dari hal yang ada di udara terbuka.

Batuk alergi juga sering disertai dengan bersin-bersin, hidung berair, mata merah, dan gatal pada bagian tubuh tertentu.

  • Gatal pada tenggorokan

Batuk kering yang diakibatkan karena alergi kerap kali menimbulkan rasa gatal di tenggorokan. Hal ini membuat anak atau orang dewasa merasa tidak nyaman sehingga akan terus menerus mencoba batuk.

  • Faktor genetik

Alergi pada anak dapat diturunkan oleh orang tua atau kakek dan neneknya. Maka dari itu, orang tua perlu mewaspadai jika anak mengalami batuk karena terpapar substansi yang sama dengan penyebab alergi pada orang tua atau kakek dan neneknya.

  • Tidak disertai demam

Jika batuk terus menerus terjadi namun tidak menunjukkan gejala demam, ini adalah salah satu tanda dari batuk karena alergi. Demam dapat terjadi saat seseorang terserang batuk akibat bakteri atau virus, dan hal sebaliknya terjadi jika yang dialami adalah batuk akibat alergi.

Pemicu Batuk Alergi

Banyak hal yang dapat menjadi pemicu batuk alergi. Umumnya, substansi yang dapat menjadi alergen adalah seperti debu, serbuk sari tanaman, bulu hewan, spora dari jamur di rumah, hingga kecoa.

Jika mengalami batuk saat berdekatan dengan hal-hal tersebut, Anda harus segera menjauhkan diri dan berikan jarak. Semakin lama seseorang terpapar alergennya, maka semakin gatal menggelitik yang dirasakan pada tenggorokannya.

Batuk yang disebabkan oleh alergi juga dapat terjadi pada penderita asma, dimana saluran udara akan menyempit dan menyebabkan sesak saat terpapar alergen.

Cara Mengatasi Batuk karena Alergi

Hal pertama yang harus dilakukan saat mengalami batuk alergi adalah menjauhkan diri  dengan alergennya. Kemudian, pastikan untuk tetap terhidrasi dengan minum secara rutin agar mukosa tetap lembab dan tidak mudah batuk.

Selain itu, Anda dapat mengomsumsi obat seperti Ikadryl Sirup yang berkhasiat untuk meringankan batuk karena alergi. Tidak hanya itu, obat ini juga dapat meredakan gejala flu dan melegakan saluran pernapasan. 

Obat ini juga dapat dikonsumsi oleh anak-anak karena Ikadryl Sirup dilengkapi dengan rasa buah apel sehingga anak tidak takut akan rasa obat yang pahit.

Kandungan Ikadryl Sirup dan Aturan Pakainya

Tiap 5 mL Ikadryl Sirup mengandung komposisi berikut:

  • Diphenhydramine HCI 12,5 mg
  • Amonium klorida 125 mg

Obat ini dapat dikonsumsi setelah makan dengan aturan dosis berikut:

  • Anak-anak: 1/2 hingga 1 sendok takar sebanyak 3 kali sehari
  • Dewasa: 1 hingga 2 sendok takar sebanyak 3 kali sehari

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi Ikadryl Sirup

Terdapat beberapa efek samping yang mungkin muncul saat mengonsumsi obat ini, diantaranya:

  • Mengantuk
  • Gelisah dan halusinasi
  • Pusing atau vertigo
  • Mulut kering
  • Mual dan muntah
  • Gangguan kulit seperti kemerahan atau ruam
  • Penglihatan menjadi kabur

Untuk menyimpan Ikadryl Sirup, pastikan tutup rapat botol setelah digunakan dan simpan pada tempat kering dan sejuk. Jauhkan juga obat ini dari paparan sinar matahari secara langsung untuk menjaga kualitasnya.