Demi Menunjang Kesehatan, Lakukan Pemeriksaan Rutin THT Di RS Melati!

Telinga hidung tenggorokan (THT) memiliki fungsi penting, seperti mendengar, bernapas, mencium aroma, berbicara, serta menelan makanan dan minuman. Saat ada gangguan yang berkaitan dengan ketiga bagian tersebut, dianjurkan untuk menemui dokter spesialis THT. Selain pemeriksaan kesehatan mata, RS Melati juga terdapat dokter spesialis THT yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan Anda.

Dokter spesialis THT (otolaringologis) adalah dokter yang khusus menangani masalah kesehatan telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Organ-organ ini bisa mengalami gangguan kesehatan misalnya karena infeksi, alergi, atau tumor.

Berikut ini adalah contoh keluhan pada tenggorokan yang kerap ditangani oleh dokter spesialis THT.

  1. Laringitis

Laringitis adalah pembengkakan pada dinding organ laring (kotak suara) di tenggorokan. Gejala yang timbul umumnya suara serak dan rasa sakit atau tidak nyaman pada bagian depan leher. Dokter THT biasanya merekomendasikan terapi suara guna mengurangi cedera laring atau antibiotik bila diperlukan. Agar tidak semakin parah, batasi berbicara, hindari paparan asap rokok, debu, minuman beralkohol, dan kafein.

  1. Kanker nasofaring

Merupakan kanker yang terbentuk dari jaringan di dinding belakang hidung atau tenggorokan. Beberapa faktor risiko untuk terkena kanker nasofaring adalah riwayat keluarga dengan kanker nasofaring, infeksi virus Epstein-Barr, merokok, dan konsumsi alkohol berlebih. Gejala penyakit ini bisa mirip dengan gejala penyakit pada hidung dan tenggorokan lain, seperti sakit tenggorokan, benjolan di leher atau tenggorokan, sulit menelan, berbicara, atau bernapas, dan sering mimisan. Untuk memastikan diagnosisnya, dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang seperti biopsi, CT-scan atau MRI hidung dan tenggorokan, serta tes darah. Pengobatan bisa dilakukan dengan kemoterapi, radioterapi, dan operasi.

  1. Difteri

Difteri disebabkan oleh infeksi bakteri. Gejalanya berupa sakit tenggorokan, bengkak leher, demam, dan lemas. Dalam mendiagnosis, dokter THT akan mengamati tanda dan gejala, serta melakukan pemeriksaan penunjang seperti tes darah. Untuk mengobati kondisi ini diperlukan antibiotik sesuai resep dokter.

  1. Radang amandel (tonsilitis)

Radang amandel terjadi ketika amandel (benjolan jaringan di kedua bagian sisi belakang tenggorokan) mengalami pembengkakan akibat infeksi virus atau bakteri. Gejalanya berupa nyeri tenggorokan, amandel membengkak dan memerah, kesulitan atau nyeri menelan, terdapat lapisan berwarna putih atau kekuningan pada amandel, bengkak di leher, demam, dan bau mulut. Pengobatan radang amandel tergantung pada penyebabnya. Jika disebabkan oleh virus, dokter THT umumnya akan menganjurkan perawatan secara mandiri di rumah. 

Selain penyakit yang disebutkan di atas, dokter THT juga dapat menangani gangguan pada celah langit-langit mulut atau bibir sumbing, serta gangguan tidur, seperti mendengkur dan sleep apnea.

Terdapat jenis tindakan medis yang biasa mereka lakukan, yaitu:

  • Audiometri. Pemeriksaan audiometri dilakukan untuk menilai kemampuan pendengaran. Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi tuli.
  • Esophagoscopy. Pada prosedur ini, dokter memasukkan selang fleksibel dengan ujung berkamera ke dalam mulut, lalu diarahkan ke kerongkongan untuk menilai gangguan pada tenggorokan, misalnya kondisi sulit menelan.
  • Operasi sinus dengan endoskopi. Pada prosedur ini, dokter memasukkan selang teropong kecil ke dalam saluran hidung untuk mendiagnosis dan mengobati sinus.
  • Tonsilektomi. Tonsilektomi dilakukan untuk memotong dan mengeluarkan amandel dari dalam tenggorokan. Operasi ini biasanya dilakukan pada pasien anak-anak.
  • Septoplasty. Operasi ini bertujuan untuk memperbaiki posisi septum hidung dan membuka sumbatan yang menghambat saluran pernapasan.
  • Trakeostomi. Tujuan utama prosedur trakeostomi adalah memperlancar saluran pernapasan yang tersumbat, dengan pemasangan jalan napas bantuan pada trakea.
  • Timpanomastoidektomi. Operasi ini bertujuan untuk merekonstruksi dan menghilangkan inklusi epitel (kolesteatoma) yang berada di bagian telinga tengah. Dokter membuang jaringan abnormal atau yang rusak karena infeksi pada area tulang mastoid di belakang telinga. Lalu, dokter THT juga memperbaiki gendang telinga, serta tulang-tulang pendengaran.
  • Operasi tumor di leher. Dokter spesialis THT bertugas melakukan operasi untuk menghilangkan benjolan atau tumor yang berada di area leher dan kepala.

Jadi, jangan sepelekan kesehatan THT Anda. Jika Anda merasa ada yang gangguan kesehatan segera periksa ke RS Melati untuk mendapatkan penanganan terbaik. Anda bisa melakukan konsultasi atau membuat jadwal bertemu melalui SehatQ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *