Mengenal Betahistine Mesylate, Senyawa Aktif dalam Mertigo

Mengenal Betahistine Mesylate, Senyawa Aktif dalam Mertigo

Obat sakit kepala mungkin adalah jenis obat yang paling mudah ditemukan di pasaran. Malah ada berbagai macam obat dengan senyawa atau zat aktif yang berbeda-beda sehingga memunculkan keunggulan, manfaat, serta efek sampingnya sendiri-sendiri. Di antara sekian banyak obat sakit kepala, pernahkah kamu mengenal, atau setidaknya mendengar, Mertigo?

Wajar saja sebenarnya jika di antara para pembaca awam terhadap Mertigo. Sebab, obat ini tergolong obat keras yang tidak bisa didapatkan sembarangan. Seseorang perlu mengantungi resep dari dokter agar dapat menebusnya di apotek. Mertigo digolongkan obat keras salah satunya karena senyawa aktif yang dikandungnya, yakni Betahistine Mesylate.

Betahistine Mesylate atau yang biasa cukup disebut Betahistine merupakan salah satu jenis obat analog histamin. Biasanya, betahistine digunakan guna mengobati berbagai gejala yang timbul dari penyakit Meniere seperti vertigo dengan segala manifestasinya, termasuk rasa pusing; tinnitus atau telinga berdenging; hingga gangguan pendengaran lain yang lebih serius.

Mekanisme kerja Betahistine Mesylate dalam mengatasi berbagai keluhan tersebut adalah dengan cara meningkatkan aliran darah pada telinga bagian dalam. Aliran darah yang meningkat tersebut berfungsi untuk menurunkan tekanan yang ada pada telinga sehingga gejala yang dirasakan pun akan berkurang. 

Di pasaran, seseorang dapat mendapatkan Betahistine Mesylate dalam berbagai merek dagang, salah satu yang paling populer adalah Mertigo, di mana dalam tiap tabletnya mengandung 6 mg senyawa aktif tersebut.

Pemberian atau konsumsi obat ini harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter. Namun, pada umumnya dosis untuk Betahistine Mesylate yang dikonsumsi oleh orang dewasa adalah 24-48 miligram (mg) per harinya. Dokter juga dapat menyesuaikan dosis berdasarkan kebutuhan pasien.

Untuk penggunaan tablet Betahistine 8 mg dapat dikonsumsi sebanyak 1-2 tablet untuk jadwal konsumsi tiga kali sehari atau bisa juga mengkonsumsi tablet 16 mg sebanyak satu kali konsumsi dengan jadwal 3 kali sehari.

Seseorang yang ingin atau tengah mengonsumsi Mertigo perlu berhati-hati terhadap penggunaan obat-obatan lain. Sebab, Betahistine Mesylate yang terkandung di dalam Mertigo mungkin sekali menimbulkan interaksi obat bila bertemu dengan obat lain.

Interaksi dapat terjadi jika penggunaan Betahistine Mesylate dibarengi dengan jenis obat tertentu. Interaksi yang terjadi dapat menyebabkan kinerja obat menjadi berkurang serta risiko efek samping akan lebih tinggi.

Pastikan untuk berkonsultasi atau memberitahukan dokter tentang obat, vitamin, atau suplemen yang sedang atau akan dikonsumsi. Jangan menambah dosis obat tanpa sepengetahuan dokter dan jangan memulai atau menghentikan penggunaan tanpa saran dari dokter.

Dua obat yang punya potensi paling besar dalam menyebabkan interaksi obat jika dikonsumsi dengan Betahistine adalah Antihistamin dan Monoamine-oxidase inhibitor (MAOIs). Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, penggunaan kedua obat tersebut dalam waktu bersamaan atau berdekatan dapat mengganggu kinerja obat selain itu dapat pula memicu efek samping dari Betahistine.

Ketika diberikan Betahistine oleh dokter, kamu juga harus menjelaskan kondisi kesehatanmu. Sebab, ada kelompok orang berisiko yang tidak cocok mengonsumsi obat ini, apa pun merek dagangnya, termasuk Mertigo. Beberapa orang dengan penyakit asma bronkial, feokromositoma serta tukak peptic amat tidak disarankan mengonsumsi obat ini. 

Kemudian, orang yang alergi obat, apa pun itu, juga sebaiknya tidak mengonsumsi Betahistine. Adapun orang dengan penyakit feokromositoma harus melakukan konsultasi mengenai penggunaan obat ini. Feokromositoma sendiri merupakan kondisi tekanan darah tinggi yang diakibatkan karena adanya tumor adrenal.

Kondisi lain yang dapat menyebabkan kontraindikasi adalah penderita ulkus saluran cerna. Hal ini juga berlaku untuk wanita yang tengah menyusui maupun sedang dalam masa kehamilan.

Dari semua yang tertulis di atas, satu sari yang bisa diambil adalah obat ini, Betahistine Mesylate dengan segala merek dagangnya, termasuk Mertigo, tak boleh dikonsumsi secara serampangan. Ini obat keras dan punya potensi besar berdampak buruk bagi kondisi kesehatan apabila digunakan tanpa aturan.